Semua artikel
Keuangan & Akuntansi

Kwitansi: Bukti Pembayaran yang Sering Disepelekan

Kwitansi kecil tapi penting: ia menutup transaksi dan melindungi Anda saat ada sengketa. Ini cara membuatnya dengan benar.

Oleh Tim Mikroapps15 Juni 20264 menit baca

Kwitansi adalah bukti bahwa sejumlah uang telah diterima atas sebuah transaksi. Walau terlihat sepele, kwitansi adalah dokumen penutup yang melindungi penjual maupun pembeli bila terjadi perselisihan.

Isi minimal sebuah kwitansi

  • Nomor & tanggal penerimaan uang.
  • Nama yang menyerahkan dan yang menerima uang.
  • Jumlah uang — ditulis angka dan huruf agar tidak mudah diubah.
  • Keperluan/keterangan — untuk transaksi apa.
  • Tanda tangan penerima (dan meterai bila nilainya besar).

Kapan kwitansi dipakai

Kwitansi diterbitkan setelah pembayaran diterima — berbeda dengan invoice yang dikirim sebelum bayar. Untuk pembayaran bertahap, terbitkan kwitansi setiap kali ada uang masuk, dan cantumkan saldo yang masih kurang.

Tips: tulis nominal dengan huruf, bukan hanya angka. "Rp1.500.000" lebih mudah diubah ketimbang "satu juta lima ratus ribu rupiah".

Kwitansi digital

Semakin banyak bisnis beralih ke kwitansi digital yang langsung tercatat di sistem. Keuntungannya: tidak hilang, mudah dicari, dan otomatis tercatat sebagai penerimaan kas. Mikroapps mencatat setiap pembayaran sebagai penerimaan dan langsung memperbarui saldo kas serta buku besar Anda.

#kwitansi#receipt#pembayaran