Semua artikel
Dokumen Penjualan

Invoice (Faktur Penjualan): Komponen Wajib dan Cara Menagih

Invoice yang benar mempercepat pembayaran. Kenali komponen wajib, beda invoice dan kwitansi, serta cara menekan tagihan tertunggak.

Oleh Tim Mikroapps18 Juni 20266 menit baca

Invoice atau faktur penjualan adalah dokumen tagihan resmi yang Anda kirim ke pembeli setelah barang/jasa diserahkan. Invoice menyatakan berapa yang harus dibayar, untuk apa, dan kapan jatuh temponya.

Komponen wajib sebuah invoice

  • Nomor invoice unik — tidak boleh duplikat.
  • Tanggal invoice & jatuh tempo — dasar pengingat penagihan.
  • Identitas penjual & pembeli — lengkap dengan NPWP bila relevan.
  • Rincian item, kuantitas, harga — sesuai pesanan/serah terima.
  • Subtotal, pajak, dan total — perhitungan yang transparan.
  • Instruksi pembayaran — nomor rekening atau metode bayar.

Invoice vs kwitansi

Invoice adalah permintaan pembayaran (dikirim sebelum dibayar). Kwitansi adalah bukti bahwa pembayaran sudah diterima (diberikan setelah dibayar). Keduanya berbeda fungsi dan sering tertukar.

Strategi agar cepat dibayar

  • Terbitkan invoice segera setelah serah terima, jangan menunda.
  • Cantumkan jatuh tempo yang spesifik (misalnya "bayar dalam 14 hari").
  • Pantau umur piutang dan kirim pengingat sebelum dan saat jatuh tempo.
Catatan: tagihan yang menumpuk biasanya bukan karena pembeli tak mau bayar, tapi karena tidak ada sistem pengingat yang konsisten.

Mikroapps menerbitkan invoice dengan penomoran otomatis, memposting jurnal akuntansinya secara otomatis, dan menampilkan laporan umur piutang sehingga Anda tahu persis tagihan mana yang harus ditindaklanjuti.

#invoice#faktur#penagihan